PROFILE SWISS

 

SEKILAS SWISS

Swiss adalah sebuah negara kecil yang terletak persis ditengah Eropa Barat, berbatasan dengan Perancis disebelah barat, German dibagian utara, Liechtenstein dibagian timur dan Italia dibagian selatan-nya. Negara Swiss terkenal akan keju swiss serta coklatnya, dan juga pemandangan alam pegunungan serta salju di saat musim dingin tiba. Banyak wisatawan mengenal Swiss sebagai tempat berlibur yang paling populer di Eropa karena kegiatan olahraga musim dinginnya. Selain hal-hal tersebut, jam tangan Swiss juga dikenal diseluruh dunia, dan tentunya sistem pendidikan pariwisata & perhotelan Swiss yang tidak luput dari sasaran calon mahasiswa untuk belajar dan tinggal di Swiss.

Ibu kota Swiss adalah kota Bern, yang lebih dikenal sebagai kota pusat pemerintahan Swiss dan beberapa kegiatan pemerintahan lainnya terpusat di Kota ini. Sedangkan kota-kota besar lainnya seperti Zurich dan Jenewa, lebih dikenal sebagai kota perdagangan dimana terdapat pusat perbelanjaan dan hiburan lainnya, dan bahkan kedua kota ini juga sering dikenal sebagai tujuan pariwisata bagi pelancong dunia lainnya. Kota lainnya adalah Lucerne yang terletak di jantung pusat negara Swiss. Lucerne dikenal akan keindahan alam dan pegunungannya. Semua wisatawan asing yang datang ke Swiss dapat dipastikan akan mengunjungi kota Lucerne, baik itu datang dalam rombongan group tour ataupun wisatawan individu. Kota lainnya yang tidak kalah besarnya adalah kota Basel yang lebih dikenal sebagai kota perindustrian di Swiss.

Swiss merupakan negara yang tergabung dalam Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA – European Free Trade Association), tetapi Swiss tidak ikut bergabung dalam komunitas negara-negara Eropa, yang lebih dikenal dengan sebutan komunitas negara Uni Eropa (EU). Dengan bentuk pemerintahan yang bersifat Demokrasi, Swiss rasanya tepat untuk dijadikan pilihan calon mahasiswa dari berbagai penjuru dunia untuk belajar pariwisata dan perhotelan disana. Selain merupakan negara tempat lahirnya industri pariwisata dunia, salah satu alasan lain mengapa Swiss cocok untuk dijadikan negara tujuan belajar adalah tingkat keamanan negara yang sangat tinggi, sehingga sampai saat ini Swiss dikenal sebagai sebuah negara yang Netral di dunia, terbukti dengan adanya kantor Pusat PBB yang terletak di Jenewa dan juga kantor pusat Palang Merah Dunia yang juga berada di Swiss.

 

POPULASI & BAHASA

Swiss memiliki jumlah penduduk sekitar 7.5 juta jiwa dan dimana sekitar 20-30% dari total populasi tersebut adalah pendatang asing, baik pekerja maupun mahasiswa yang tinggal dan belajar di Swiss. Dengan luas negara kurang lebih 41.285 km2, menjadikan Swiss sebagai salah satu negara terkecil di dunia. Swiss memiliki beberapa kota besar yang terkenal di dunia, diantaranya: Zurich, Jenewa (Geneva), Basel dan kota pusat pemerintahan Bern. Swiss memiliki beberapa bahasa yang digunakan sehari-harinya oleh penduduk setempat, yakni Bahasa Jerman (65% dari total populasi), Bahasa Perancis (20% dari total populasi), Bahasa Itali (10% dari total populasi), Bahasa Romawi (1% dari total populasi) dan beberapa bahasa lainnya. Kekayaan bahasa inilah yang menjadikan nilai tambah bahwa negara Swiss sangat terkenal akan kebudayaan masyarakatnya yang beraneka ragam.

IKLIM & CUACA

Swiss memiliki 4 (empat) musim dalam setahun: Panas (Summer), Gugur (Autumn), Dingin (Winter) dan Semi (Spring). Pada saat musim dingin tiba, cuaca dan temperatur di Swiss sangatlah dingin dengan turunnya suhu permukaan hingga -5 derajat celcius dan bahkan lebih pada tahun-tahun tertentu. Keunikan ini akan menambah pengalaman para mahasiswa, tentunya dari Indonesia, untuk bisa menikmati keindahan 4 (empat) musim yang tentunya tidak bisa kita nikmati di Indonesia. Sebagai informasi tambahan, selisih waktu/jam antara Indonesia (WIB) dengan Swiss adalah 5 (lima) jam mundur pada saat musim panas dan semi, serta 6 (enam) jam mundur untuk waktu Swiss pada saat pertengahan musim gugur dan dingin tiba.

MATA UANG & SHOPPING

Mata uang yang digunakan Swiss adalah Swiss Franc (CHF/SFr) dan untuk saat ini nilai tukar mata uang Swiss Franc adalah sekitar Rp 8.500,- untuk 1 CHF/SFr. Swiss tidak menggunakan Euro sebagai nilai tukar dan transaksi sehari-harinya dikarenakan tidak tergabungnya Swiss ke dalam komunitas negara-negara Eropa (EU). Bagi para pengusaha dunia, Swiss juga dikenal sebagai negara dengan sistem perbankan yang sempurna dan bagus, terbukti dengan beberapa bank asal Swiss yang terkenal hingga ke beberapa penjuru dunia, seperti Credit Suisse dan UBS (United Bank of Switzerland). Hari dan jam operasional di Swiss sangatlah unik, berikut gambaran waktu kegiatan operasional perdagangan dan perbelanjaan hampir di sebagian besar kota-kota di Swiss (kecuali untuk restoran/rumah makan):

Senin – Rabu : 09.00 – 18.00

Kamis : 09.00 – 20.30 (shopping night)

Jumat : 09.00 – 18.00

Sabtu : 09.00 – 16.00

Minggu/Hari Libur : Tutup

Sistem keamanan di Swiss sangatlah ketat, hal ini yang menjadikan Swiss sebagai salah satu negara paling aman di dunia. Tingkat kejahatan dan kriminalitas di Swiss bisa dikatakan sangat rendah dan keramah-tamahan antara penduduk terjalin dengan erat hampir di setiap pelosok daerah di Swiss. Mengapa demikian? Mahasiswa akan merasakan hal-hal ini pada saat pengalaman mereka belajar dan tinggal di Swiss, dimana sesama penduduk (termasuk kita) terbiasa untuk saling menyapa pada saat bertemu di jalan, meskipun mereka tidak kenal satu sama lain. Dan juga aturan tata cara hidup serta kebudayaan Swiss yang tidak memperbolehkan keributan/hingar bingar setelah jam 10 malam di wilayah manapun di Swiss, terkecuali mendapatkan ijin dari pihak Kepolisian setempat.

SISTEM TRANSPORTASI

Sistem transportasi, baik darat, udara maupun air, di Swiss patut diacungi jempol. Negara Swiss memiliki sistem perhubungan yang sangat baik dan salah satu terbaik di dunia. Sarana transportasi untuk bepergian di dalam kota/negara, memiliki banyak pilihan, diantaranya: sarana transportasi menggunakan kereta api (KA) dan bus. Kedua sarana transportasi ini didukung dengan sistem jaringan terpadu sehingga jadwal keberangkatan dan tiba di/dari tempat tujuan bisa dikatakan 90% tepat waktu (on-time). Swiss tidak mengenal keterlambatan dalam hal sarana transportasi tersebut.

Mengingat Swiss terletak di tengah-tengah atau sentral dari Benua Eropa bagian barat, Swiss tidak memiliki perairan laut, melainkan danau. Banyak danau di Swiss yang dijadikan alternatif sarana transportasi air, yakni menggunakan kapal ferry. Standardisasi keamanan bepergian dengan kapal ferry juga sangat baik dan sama baiknya dengan sistem transportasi darat di Swiss yang lainnya. Tidak semua tujuan/kota di Swiss dapat dilayani dengan kapal ferry, hanya sebagian kota besar yang memiliki danau yang dapat menggunakan fasilitas alternatif kapal ferry tersebut.

Bandara udara (Airport) di Swiss terdapat di kota Zurich dan Geneva (Jenewa). Di kedua kota inilah bandara internasional Swiss berada. Jika kita datang dari Indonesia, tepatnya Jakarta, maka kita akan mendarat di Zurich International Airport. Bisa saja kita mendarat di Geneve International Airport di Jenewa, tetapi kita harus terlebih dahulu menghubungi airline/maskapai yang kita tumpangi untuk memesan rute tiket pesawat dengan tujuan akhir Jenewa. Sebagian besar rute pesawat dari Jakarta dilayani oleh sebagian besar maskapai milik negara-negara Eropa seperti: Lufthansa dan KLM Belanda, dan juga beberapa maskapai besar Asia lainnya seperti: Singapore Airlines (SQ), Malaysia Airlines (MH), Thai Airways dan Cathay Pacific. Untuk pilihan terbang yang hemat dan murah, sebagai alternatif dapat menggunakan beberapa maskapai penerbangan Timur Tengah seperti: Emirates dan Qatar Airways. Kedua perusahaan penerbangan Timur Tengah ini tentunya memiliki standard pelayanan kabin yang sangat sempurna dan sudah dipandang dunia sebagai salah satu maskapai terbaik.

Durasi perjalanan dari Jakarta menuju Zurich memakan waktu sekitar kurang lebih 13 – 15 jam penerbangan, termasuk dengan waktu transit di beberapa kota lainnya seperti: Singapura/Malaysia ataupun negara-negara dari Maskapai penerbangan tersebut. Untuk sementara ini belum ada maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta menuju Zurich ataupun Jenewa.

Untuk informasi tambahan lainnya, dapat mengunjungi beberapa website referensi dibawah ini sehubungan dengan penjelasan lebih detail mengenai Negara Swiss.

www.myswitzerland.com

www.about.ch

www.switzerland.com

www.swissworld.org

www.all-about-switzerland.info

www.swissinfo.ch